Benci dan cinta itu tipis batasnya…
Thursday, November 6, 2008 0:49Pasti sudah sering dengar kata-kata ini. Dan banyak yang udah mengalaminya. Dulu, ada seorang teman cewek, sebut saja namanya Bunga (halah, kok kayak korban perkosaan ya?) yang benci banget sama temanku cowok (sebut saja Arjuna). Bencinya luar biasa. Sampai-sampai setiap apa aja yang diomongin Arjuna itu, ndak ada yang benar di matanya. Meskipun sebenarnya kalo dipikir sama orang netral, omongan Arjuna tuh bener.
Namun semua berubah drastis hanya karena kejadian 5 detik. Arjuna secara ga sengaja menangkap bola yang mengarah ke Bunga. Waktu itu ada Liga sekolah, biasa lah cewek-cewek jadi supporter dan Arjuna yang pemain basket itu ndak bisa maen sepak bola. Sejak saat itu, sikap Bunga ke Arjuna jadi berubah, jadi lebih netral dan manis. Aneh? Gak juga…
Kata-kata mengenai cinta dan benci yang tipis bedanya tuh bukan sekedar mitos, tapi emang ada ilmu yang menyertainya. Simple nya, witing tresna jalaran saka kulina (wiks, bahasa planet mana ini) cinta itu karena kebiasaan. Kenapa bisa begitu? Semakin kita tahu seseorang, semakin kita bisa menilai. Saat kita benci buta kepada seseorang, kita jadi secara tak sadar makin kenal dia. Dan jika kita tidak punya pijakan yang kuat terhadap kebencian itu, lama-lama pijakan itu runtuh saat sesuatu yang baik terjadi pada diri kita dan orang yang kita benci-lah penyebabnya, maka yang timbul selanjutnya adalah cinta. Hah? Ribet ya? Ah, baca deh berkali-kali. Kalo ndak tau maksudnya juga, berarti emang ribet. ![]()
Dan ternyata, baru-baru ini di Inggris sono, ada penelitian mengenai hal ini. Ternyata, secara ilmiah, bisa dibuktikan loh kata-kata diatas.
Professor Semir Zeki dari Universitas London melakukan penelitian dengan melihat gelombang otak seseorang. Sebanyak 17 orang laki-laki dan perempuan menjadi obyek dalam penelitian tersebut. Mereka diperlihatkan foto-foto orang-orang yang mereka cintai, benci dan yang sifatnya netral.
Saat diteliti lebih jauh, area otak yang bekerja saat seseorang merasa cinta atau benci berdekatan. Gelombang otak saat seseorang merasa benci dan cinta pun hampir sama.
Di area otak yang bekerja saat seseorang merasa benci dan seseorang merasa cinta hanya dibatasi dengan garis tipis. Hanya saja, area yang dimiliki rasa cinta lebih besar.
Kalo mau baca selengkapnya, ada disini nih. And by the way, sekedar tambahan, aku juga pernah loh ngalamin ini. ![]()
Oh ya, buat Bayu sama Anton, PR nya aku kerjain besok yach…


Nugroho says:
November 6th, 2008 at 05:19:41
Ya bener to mas beda tipis benci sama cinta. La benci kan bener-bener cinta
tukang sapu radio says:
November 6th, 2008 at 07:52:21
Atau, malah nggak ada batasnya? Seberapa besar cinta kita, sebegitu juga rasa cinta kita.
tukang sapu radio, posting terakhirnya adalah Cara meletakkan google Ads dalam postingan (2)
hem says:
November 6th, 2008 at 08:22:23
setuju.. soalnya aku sdh membuktikan sendiri.. bahkan sampai punya anak he..he…
Lutfi says:
November 6th, 2008 at 08:26:56
saya suka yg tipis-tipis hehehehe *oops ga nyambung ya???
*
LoadFoO says:
November 6th, 2008 at 12:31:37
manamungkin kin tipis bukannya sama
LoadFoO, posting terakhirnya adalah Windows berhenti menerbitkan lisensi untuk Windows 3.x
fenny says:
November 6th, 2008 at 13:27:49
kenapa Bunga harus marah waktu Arjuna menangkap bola yang mengarah pada dia? harusnya kan berterima kasih, dia ga jadi kena bola….
Cinta dan benci memang beda tipis. That’s why, jangan terlalu mencintai. dan jangan terlalu membenci. Never give all the heart for the love, hasilnya akan buruk kalo nanti sakit hati
fenny, posting terakhirnya adalah Menjadi Turis (Bag. V): The real tourist is here!
Ardy Pratama says:
November 6th, 2008 at 16:59:40
aQ sih gak prnah, cman tmenQ prnah… awalx mreka sling ejek gtu… ska brntem, eh mlah jdian… hwakaakakka…
Ardy Pratama, posting terakhirnya adalah Ardy Birthday…
Rystiono says:
November 6th, 2008 at 18:11:20
@Nugroho
Capek deh…
@tukang sapu:
Walah, ini malah rancu kata2nya…
@hem:
Selamat…selamat…anaknya berapa?
@Lutfi:
Tipis? Maksudnya?
@fenny:
Yach…mbak fenny nggak nyambung…
Coba deh baca ceritanya lagi…kan disitu justru perubahan sikap dari benci jadi suka…bukan sebaliknya…hehehehehe…
@Ardy:
Ternyata banyak loh yang seperti itu…
4ditya92 says:
November 6th, 2008 at 19:55:41
Waduh mang cinta ada batas nya ya mas. Aku kagak ngerti
4ditya92, posting terakhirnya adalah New super computer Cray Cx1
Hamdi says:
November 6th, 2008 at 22:05:15
Ga ngerti yang ginian
Kalau saja... | PR dari Bayu Mukti | Rystiono 2.0 says:
November 7th, 2008 at 00:33:08
[...] itu dia impianku. Kalau saja kalau sajaku. Kalo Bayu ngasi PR ini ke saya sendiri, Mas Eko, Mas Anton, Mbahmul dan Istrinya, Mbah Wawan, Mas Jimmy, Mas Arhan, Mas Tipis, Mas Abid, [...]
aya says:
November 11th, 2008 at 13:29:17
benci apa cinta emang gak boleh berlebihan
ada saat nya kedudukan itu akan berbalik
pertama benci….
kedua nya malah jadi cinta…
pertama cinta….
keduanya malah jadi benci…
huhf emang manusia…
aya, posting terakhirnya adalah “Aya Say No to Woman Leader”
fenny says:
November 16th, 2008 at 01:12:55
hueuheuhe jadi ketauan dong kalo saya fasriding?
fenny, posting terakhirnya adalah Pesta Blogger 2008: Megibung ala BBC