Hidup tampak tidak ideal…
Apa maksudnya hidup tampak tidak ideal? Maksudnya adalah tampaknya tidak ada yang namanya pembagian yang merata (50:50). Hampir semuanya tidak tampak merata. Namun sebetulnya semuanya itu adil. Kacamata keadilan adalah relatif, sehingga apabila salah menafsirkan keadilan, maka kita hanya akan menyiksa diri sendiri dalam ideologi kita sendiri. Seringnya kita salah dalam hal ini. Seringnya kita terpaku pada keharusan sebuah ke-ideal-an sehingga menghambat kita untuk mencapai sesuatu.
Beberapa contoh ketidakadilan (menurut sebagian orang) misalnya:
- Beberapa lelaki jelek mendapatkan istri cantik. Tampak tidak ideal kan?
- Sebagian lelaki bisa menarik wanita meskipun dia tidak tinggi, kaya maupun terkenal. Tampak tidak ideal kan?
- Orang yang kaya menjadi bertambah berkelimpahan, sedangkan yang miskin semakin menderita. sangat tidak ideal kan?
- Orang yang bekerja sepanjang waktu memperoleh gaji kecil, sedangkan yang hanya bekerja sedikit waktu mendapatkan hasil besar. Sedikit menyebalkan?
- Kita seringnya menyayangkan orang baik yang meninggal lebih cepat, sedangkan orang berkelakuan buruk yang masih saja hidup sampai tua. Tampak nggak adil, kan?
Semua tampak tak ideal kan? ![]()
Kadang wanita bersikap positif pada kita hari ini dan besoknya lagi tidak. Kadang beberapa teknik bisnis tertentu sangat pas kita terapkan, kadang juga tidak. Kadang kita merasa begitu percaya diri dan kadang tidak. Saat ini banyak orang berpikir konsep keadilan adalah ideal alias seimbang. Hal ini akan menyiksa diri mereka sendiri. Pantas saja selama ini banyak yang stress dan bunuh diri. Ditinggal pacar, bunuh diri. Ditinggal istri, masuk bui. ![]()
Tentu saja ini adalah hal yang GILA!
Semakin aku menyadari bahwa hidup tampak tidak ideal, semakin aku menyadari ada sesuatu yang menggembirakan. Jika hidup ini benar-benar ideal, kita tidak akan bisa melakukan apa-apa untuk meraih kesuksesan individu. Kita mendapat apa yang orang lain juga mendapatkannya. Coba bayangkan kalo semua orang di dunia ini punya duit semua? Apa ada yang disebut kaya? Dan bagian yang paling penting adalah kita bukan hanya bisa menjadi lebih baik dan baik lagi, namun kita bisa benar-benar menjadikannya sesuai dengan selera kita. Bergantung pada pemikiran masing-masing, mo dibikin susah juga bisa, senang juga bisa.
Tapi, jika hidup tampak tidak ideal, kok banyak orang tidak berpikir seperti itu? Hmm…area ini ada pada kecerdasan emosi dan spiritual seseorang. EQ yang kurang inilah yang menyebabkan “mereka” berpikir bahwa hidup tampak tidak ideal itu adalah tidak adil. Justru sebenarnya hal itu adalah adil sesuai porsi masing-masing. Bukankah adil jika memberi anak TK uang saku Rp. 1.000,- dan anak SMA sebesar Rp. 10.000,- ? Tampak tidak ideal (1:10), tapi ini adil sesuai porsi masing-masing.
We are what we think, jadi kalo kita pikir kita susah, maka hidup kita akan terasa susah beneran. So, don’t worry be happy!

April 4th, 2010 - 03:45
Jika smua kehidupan di uat ideal maka manusia akan malas untuk melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat.
Aditya´s last blog ..HIDUPLAH PADA HARI INI
April 10th, 2010 - 06:52
to Aditya: hi… tetep mbulet ae dirimu… hahahahah… klambine diwalik mas… hahaha…
setuju Iwan… karena Tuhan memberikan sesuatu yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan.. wong, bayarane atau rejekine sak itik soale kebutuhane yo sak mono.. nek disyukuri, asline wong iso tenang dan hidup bahagia… tapi kenyataane, wong akeh sing ngeluh tok penggaweane, walhasil, yo tambah soro uripe… walau duwike sak trek!