Jadilah berguna…
Wednesday, December 3, 2008 15:54Beberapa hari ini saya memang selalu teringat sama mbah. Teringat dengan semua canda tawa beliau, kata-kata motivasi beliau, juga suara beliau yang sangat merdu membacakan Ayat-ayat suci Al-Quran dan Hadist kalo lagi ngasi wejangan ke saya. Yap, meskipun mbah sudah tidak ada, beliau tetep menjadi panutan dan role model bagi saya. Saya ngin seperti beliau yang simple dan rendah hati. Semoga saya tidak mengecewakan beliau.
Beberapa hari ini pengen banget nulis tentang wejangan-wejangan mbah yang sudah masuk ke dalam alam bawah sadar saya. Kali ini akan menulis wejangan mbah yang beberapa diantaranya ada yang berbahasa jawa. Tapi tenang, udah saya trenslet ke bahasa Manusia eh… Indonesia ding.
- Uripo sak Madya.
Hiduplah sederhana. Ingat Allah berfirman dalam Al-Quran surah Al-Isra’ ayat 26-27 yang artinya, “…. janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.”
Junjungan kita Nabi Besar SAW pernah bersabda, “makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang…” “Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan” yang juga merupakan manifestasi dalam hidup sederhana. Tapi jangan salah sangka, muslim itu juga boleh kaya loh. Justru dengan kekayaan tersebut seorang muslim bisa mengerjakan perintah Allah yang lain, seperti Zakat, Infaq, Shadaqah, Kurban, naik Haji dan lain-lain. Kata mbah, Rasulullah juga orang kaya, namun hidup beliau tetep sederhana.
- Rendahkan hatimu.
Bukankah Allah Maha Pengasih dan Penyayang? Kita harusnya juga begitu. Nah, jika kita orang yang pengasih dan penyayang, maka kita harus mendengarkan apa Firman Allah dalam Al-Furqaan ayat 63 yang artinya, “Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan (baik).”
Tidak perlu khawatir harga diri kita akan jatuh jika kita diejek oleh orang lain. Rendah hati itu beda dengan rendah diri. Rendah diri berangkat dari anggapan bahwa kita lebih rendah dari manusia yang lain, sedangkan rendah hati berangkat dari anggapan bahwa kita tidak lebih tinggi dari Allah dan takut akan timbulnya kesombongan pada diri kita.
- Amemayu hayuning bawana.
Dalam Islam dikenal dengan sebutan menjadi rahmat bagi alam semesta (rahmatan lil ‘alamin). Apapun keadaanmu, haruslah menjadi orang yang berguna bagi lingkunganmu. Lingkungan itu bisa berupa Negara, Kota, Komunitas atau bahkan cuma keluarga kecil.
Yap, seperti tagline blog ini. Seberapa pun kaya dan pintarnya manusia, jika dia tidak membantu manusia lainnya, maka dia hanya sebagai bangkai yang berjalan. Membawa mudharat bagi manusia lainnya. Maka dari itu, bantulah lingkunganmu dengan apa yang kamu miliki. Tak memiliki harta, bantulah dengan pikiran. Tak memiliki otak yang cerdas, bantulah dengan do’a. Yang penting, jangan sampai kamu menjadi sampah, sumber masalah bagi lingkunganmu, begitu kata mbah…
Sekiranya, itu dulu kali ini yang saya ingat dari wejangan mbah kepada saya. Belakangan ini memang lagi suka yang mellow-mellow. Pengennya sih makan mellown eh…melon, tapi lum ada di pasar.
Ah, mo jalan-jalan dulu ke pasar, siapa tau ketemu blogger madiun yang lagi bagi-bagi hosting buat sekolah dasar.
Related posts:
- Ingat wejangan dari mbah…
Wejangan mbah saya: Manusia hidup itu proses, proses belajar menjadi manusia yang tahu dengan tugasn - Pelajaran hari ini…
Pengen posting dari tadi sore, tapi koneksi dari IM2 broom lagi nggak bersahabat banget. Akhirnya se



nugroho says:
December 3rd, 2008 at 17:05:12
Yup emang betul
tapi kayaknya aku banyak yang kebacot
kalau makan kadang sampek kekenyangan 
rifa says:
December 3rd, 2008 at 18:57:49
tadi pagi aq ke pasar melonnya banyak
adit-nya niez says:
December 3rd, 2008 at 19:41:50
Maap mas…
Tapi masalahnya hadits yang saya kutip itu hadits maudhu’ atau hadits palsu. Rasul tidak pernah bilang seperti itu, yang bilang seperti itu tabib. Saya sudah pernah menulis itu di blog lama saya di tulisan ini
adit-nya niez, posting terakhirnya adalah Satu, Dua, Tiga, atau Empat…
sandy says:
December 3rd, 2008 at 21:04:06
bener bro,,
setuju aja deh,,
sandy, posting terakhirnya adalah Bantuin sandy dapet domain gratis ya! Mau gak?
JAUHDIMATA says:
December 3rd, 2008 at 21:29:19
MELON..?
nggarai kelingan sing ora-ora
melon opo wan?
ndop says:
December 3rd, 2008 at 23:29:04
waa.. h.. mbahku mbiyen ngowehi wejangan opo yo?
oh, aq iling.. bunyinya adalah..
kaling kacik kacu kacu koling kaling kayu..
maling mancik kayu, kayu nggoling maling mlayu..
bocah says:
December 4th, 2008 at 01:55:39
hihihihi iyah bos ga boleh somse jadi
rendah hati tapi ga perlu rendah diri xixixixi
bocah, posting terakhirnya adalah Tumbuhnya Blogger Seiring dengan Tumbuhnya Monetizing Blog
vicky ridwana says:
December 4th, 2008 at 08:12:31
Alhamdulillah….. Perasaan kemaren aku udah komen? kok gak tampil ya????
vicky ridwana, posting terakhirnya adalah Membuat pisang goreng yang sederhana sekali
anton says:
December 4th, 2008 at 13:24:23
Mas menurut mas “hidup untuk makan” atau “makan untuk hidup mas” perilaku yang baik itu..
anton, posting terakhirnya adalah Cara Berpikir
vaepink says:
December 4th, 2008 at 15:03:37
Dengan belajar bebagi hidup kita akan terasa lebih bermakna lagi… karena dengan berbagi kita telah berlajar untuk menjadi orang yang berguna…
vaepink, posting terakhirnya adalah Indahnya dekat denganMu…
eko says:
December 4th, 2008 at 22:43:25
Give and take, jangan take and give…
Bener ga ya…bener ah…
eko, posting terakhirnya adalah Monetize Blog Itu Adalah Wajar
Bisnis Internet Itu Bukan Hal Yang Mudah | Eko Sulistyono says:
December 4th, 2008 at 23:24:17
[...] internet, karena apa? karena kondisi ekonomi saya tidak memungkinkan untuk menjadi peblogger murni yang hanya ngeblog tanpa adanya penghasilan sama sekali, dulu ketika saya pertama masuk dalam bisnis [...]
mbahmul says:
December 5th, 2008 at 09:52:09
Urip mung mampir ngombe (hidup hanya sebentar), Pas mampir ngombe ninggalono becik (Ketika hidup berilah kebaikan)…mmm…bener ga ya….
mbahmul, posting terakhirnya adalah Mail Box
sapimoto says:
December 6th, 2008 at 11:35:42
Opo wis usum melon???
@mbah mul : pantes ae bogowonto akeh wong mampir ngombe :lol:
det says:
December 6th, 2008 at 22:15:20
memayu hayuning bawono -> kayak slogan PSHT
det, posting terakhirnya adalah Ponorogo Mukti Wibowo – BERHADIAH!