Rystiono 2.0

You're Reading

Peristiwa 29 Juli 1947

July 11th, 2008

Hmmm…ada yang tau peristiwa 29 Juli 1947? Pasti banyak yang nggak tahu. Padahal peristiwa ini juga nggak kalah seru dibanding Serangan Fajar yang dipimpin Letkol Soeharto itu. Selama 32 tahun tampaknya kita dicekokki sejarah yang tidak berimbang. Selama ini kita hanya mengenal para pahlawan kemerdekaan dari angkatan darat saja. [-(

Lalu apa sih peristiwa 29 Juli 1947?

29 Juli 1947 pagi-pagi, sekelompok kadet dari sekolah Kadet Sekolah Penerbang Maguwo, Yogyakarta melakukan serangan terhadap markas kedudukan belanda di Semarang, Salatiga dan Ambarawa. Walaupun dengan pesawat seadanya, mereka berhasil membuat panik dan memberikan shock terapy kepada pasukan belanda. Walaupun hasilnya tidak membuat kerusakan yang berarti, tetapi menghenyakkan dunia internasional bahwa Indonesia masih punya kekuatan melawan. Padahal saat itu Republik Indonesia hanya tinggal Yogyakarta saja.

Karena peristiwa ini juga, para pejuang kita dimanapun menjadi makin bersemangat. Peristiwa ini menyakinkan kalo mereka tidak sendiri. Rangkaian psikologis ini penting. Karena dalam perang, jumlah belum tentu mempengaruhi kemenangan, namun lebih banyak pada mental pejuangnya. Sejarah sudah membuktikan itu. Apalagi semangat orang yang mempertahankan tanah airnya akan lain dengan semangat orang yang menjajah.

Lalu apa sih maksud kamu?

Cuma mo ngingetin aja, kalo dalam sejarah perjuangan bangsa kita, masih banyak pahlawan-pahlawan yang tidak terekspos. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya. Ya masih dalam rangka 100 tahun kebangkitan bagsa, mari kita mencoba untuk menggali lebih dalam siapa saja yang sebenarnya berjasa untuk bangsa dan negara kita.

Paling nggak, kita bisa belajar dari mereka. Keikhlasan, keteladana, keberanian, pantang menyerah, dan sikap-sikap positif lainnya perlu kita warisi. Untuk menjadi pahlawan di era ini, kita bisa memulai dari diri sendiri. Kita adalah himpunan dalam semesta Indonesia Raya. Jika setiap orang berubah menjadi lebih baik, maka bangsa ini akan menjadi lebih baik pula. Betul kan?


3 Responses to “Peristiwa 29 Juli 1947”

  1. kucluk says:

    hemm
    iya
    bener mas! sepakat

  2. weanenugi.web.id says:

    Hmm…kok dibuku sejarahku ketoknya nggak ada ya… Apa aku yg lupa ya…

  3. teri lucu says:

    :D Jadi inget sekolah..

Leave a Reply

Iwan Rystiono

Laki-laki berumur 23 tahun.

Lahir dan besar di Madiun.

Sekarang juga masih tinggal di Madiun dan bekerja sebagai kuli IT di perusahaan kecil milik sendiri.

Aku adalah laki-laki biasa-biasa saja, cenderung aneh, menyukai psikologi manusia, penyayang binatang dan wanita, menghormati orang tua, benci narkoba dan seks bebas.

Kamu mengunjungi blog ini dengan Nomor Protokol Internet (IP) 38.103.63.60 dengan request port 56053, kamu tertarik dengan free hosting? Klik disini.

KONTES BLOGGING

Kontes sudah diumumkan disini....klaim hadiah sampai 31 Agustus 2008. Terima Kasih.

Recent Posts Recent Comments
Blog Terbaik
Iwan Rank