Simply Iwan Hanya Iwan yang sederhana, seperti kemarin…

19Mar/104

Manajemen Cemburu

Cemburu pasti dialami semua orang yang sedang menjalin kasih. Baik lelaki maupun perempuan, pasti mengalami hal ini. Cemburu itu normal kok. Cemburu itu tanda kita peduli sama pasangan kita. Yang ga baik itu prasangka buruknya.

Cemburu memang menjadi bunga-bunga cinta maupun racun cinta, tergantung gimana memanage kecemburuan itu menjadi sesuatu yang bermanfaat. Apapun kejadian di muka bumi ini pasti ada sisi positif dan negatifnya, so lebih baik kita ambil sisi positifnya. happy

Lalu, gimana me-manage kecemburuan itu?

Gini bos, ada beberapa tips untuk manage kecemburuan. Aku langsung aja, soalnya ini lagi di kantor dan udah mo jumatan. laughing

  • Biasakan berpikiran positif. Jika pasangan kita berubah, jangan lantas mikir yang nggak-nggak. Apalagi yang lagi LDR nih. *tunjuk diri sendiri*.
  • Bicarakan dengan pasangan. Komunikasi itu penting. Jika kita mencurigai sesuatu yang janggal pada diri pasangan kita, segera bicarakan dengan pasangan kita. Jangan dipendam. Ntar kalo dipendam, lama-lama bikin salah paham. Ingat, bicarakan itu untuk mencari solusi bersama, bukan menghakimi. Biasanya cowok paling benci kalo dituduh buta. *you know what lah*
  • Cari informasi. Dekat dengan semua teman pasangan kita adalah hal yang baik. Tapi dekatnya jangan dibuat-buat ya, natural aja. Jangan sampai terkesan jadi spionase gitu sama pasangan. Ntar pasangan kamu malah ilfil sama kamu.
  • Hati boleh panas, kepala tetap dingin. Jika ternyata pasangan kita memiliki kedekatan dengan lawan jenis, jangan langsung membabi buta. Selidiki dulu apa motif kedekatan mereka. Bisa jadi kan karena pekerjaan atau hal-hal lain. Keep your eye and mind open. Jangan dengarkan kata-kata orang, lihatlah dengan mata kepala sendiri.
  • Jika kedekatan terjadi di pesbuk, yang notabene sebagai jejaring sosial yang hampir semua orang punya, jangan terpaku pada apa yang dikatakan cowok/cewek yang sedang dekat dengan pasangan kamu. Tapi berfokuslah pada reply pasangan kamu, lalu cocokkan dengan karakter keseharian dia.

Seringnya dalam setiap hubungan selalu ada 'pengganggu'. Seperti yang sering aku alami, aku terlalu ikhlas membiarkan pengganggu itu melenggang dengan damainya. Namun, sejak akhir 2009, hal itu akan aku ubah. Aku nggak akan diam saja mempertahankan hakku. Dan alhamdulillah, usahaku berbuah manis, sodara-sodara. happy

Lalu, apa kesimpulannya? Nggak ada. Cari saja kesimpulannya sendiri. *lari sembunyi, takut dibatain*

Comments (4) Trackbacks (0)
  1. he is back
    kwkwkw

    #Iwan:
    Kok koyok dialog e pas menyaksikan kebangkitan Lord Voldemort.
    Hihihi…

  2. Menceritakan pengalaman sendiri ternyata bermanfaat bagi orang lain yang notabenenya masih cupu kaya gw big grin

  3. botone tak simpen digawe mbangun omah kok mas iwan, eman eman nek tak uncalne ning kowe, hihihihi… boto wis larang soale, hahaha

    btw, keep your eyes, mas, duduk keep your eye.

  4. bila anda menjurigai pasangan anda silahkan hubungi uya kuya dengan nomor tertera dilayar kaca anda hahaha… :lol:

    aku lagi ngenteni bocah pedot kekekek… tapi kok ra pedot2 ya hahaha… big grinevil: :evil:


Leave a comment


CommentLuv Enabled

No trackbacks yet.