Simply Iwan Hanya Iwan yang sederhana, seperti kemarin…

2Mar/105

Proses itu penting…

Proses adalah satu kata yang sepertinya sederhana, tidak rumit, tapi butuh banyak pemahaman. Sebuah kata yang memiliki penjelasan yang mungkin tidak bisa 2 halaman kertas folio. Satu kata yang bisa digabungkan dengan ratusan kata yang lain, membentuk sebuah arti baru. *stops! jangan diterusin!*

Belakangan aku sering menemukan bahwa kata ini diabaikan oleh banyak orang yang aku lihat. Jadi aku merasa, kata ini menarik banget untuk dibahas. Mungkin banyak orang sering mendengarnya, tapi jarang sekali yang membuatnya berarti. Proses bisa dikatakan sesuatu yang dekat dengan kita tapi tidak kita pedulikan. Padahal, semua dari kita berproses. Mulai lahir, balita, anak-anak, remaja, dewasa lalu tua. Proses kan?

Namun belakangan ini, tanpa sadar banyak manusia mengabaikan proses. Mereka lebih berorientasi pada hasil. Pengennya instan. Proses pendek, hasil maksimal. Yang ada adalah kecenderungan untuk mencari jalan pintas. Kriminalitas adalah salah satu akibat dari diabaikannya proses. Ketika para pejabat berusaha membelokkan rejeki rakyat menuju ke kantongnya (baca: korupsi), maka rakyat akan melakukan hal yang serupa dengan para pejabat itu, yaitu membelokkan rejeki orang lain kepada kantong mereka sendiri (baca: maling, rampok, dll).

Banyak orang lupa bahwa untuk niat yang baik, menuju hasil yang baik harus disertai dengan proses yang baik pula. Inilah yang dilupakan oleh dermawan kita. Niatnya “mungkin” baik, ingin membantu yang kesusahan. Kenapa aku bilang mungkin? Karena dalamnya laut bisa diukur, dalamnya hati mana ada yang tahu. Tapi aku yakin kok, niat yang baik pasti menghasilkan berkah meskipun caranya sedikit salah. Tetapi kalo yang ada musibah, pasti ada yang nggak beres dengan niatnya. *just my opinion*

Mulai sekarang, marilah kita mencoba sabar untuk mengikuti proses yang sebenarnya. Belum punya uang, sabar. Diberi jabatan, sabar. Diberi kekayaan, sabar. Diberi miskin, sabar dan bersyukur (at least harta yang ditanyain ntar di akhirat nggak banyak). Dan sabar-sabar yang lain….

Comments (5) Trackbacks (0)
  1. sabar… sabar…..
    kalo dipelototin orang…. itu gak bisa sabar bro. pasti naik darah.. hehhehe…..

  2. Nah… nek ini aku gak begitu paham
    Tapi pada intinya juga kembali ke proses dan sabar laughing

  3. apikk pap…..

  4. Wahhh. . . . .
    Beberapa hari lalu aku juga nulis ginian bos.
    Mantap bos.

    Info yang saling melengkapi.

    Salam kenal bos.

    Salam kenal juga… happy


Leave a comment


CommentLuv Enabled

No trackbacks yet.