Proses…
Wednesday, September 17, 2008 14:49Proses. Satu kata yang sepertinya sederhana, tidak rumit, tapi butuh banyak pemahaman. Sebuah kata yang memiliki penjelasan yang mungkin tidak bisa 2 halaman kertas folio. Satu kata yang bisa digabungkan dengan ratusan kata yang lain, membentuk sebuah arti baru. *hops! jangan diterusin!*
Belakangan aku sering menemukan bahwa kata ini diabaikan oleh banyak orang yang aku lihat. Jadi aku merasa, kata ini menarik banget untuk dibahas. Mungkin banyak orang sering mendengarnya, tapi jarang sekali yang membuatnya berarti. Proses bisa dikatakan sesuatu yang dekat dengan kita tapi tidak kita pedulikan. Padahal, semua dari kita berproses. Mulai lahir, balita, anak-anak, remaja, dewasa lalu tua. Proses kan?
Namun belakangan ini, tanpa sadar banyak manusia mengabaikan proses. Mereka lebih berorientasi pada hasil. Pengennya instan. Proses pendek, hasil maksimal. Yang ada adalah kecenderungan untuk mencari jalan pintas. Kriminalitas adalah salah satu akibat dari diabaikannya proses. Ketika para pejabat berusaha membelokkan rejeki rakyat menuju ke kantongnya (baca: korupsi), maka rakyat akan melakukan hal yang serupa dengan para pejabat itu, yaitu membelokkan rejeki orang lain kepada kantong mereka sendiri (baca: maling, rampok, dll).
Banyak orang lupa bahwa untuk niat yang baik, menuju hasil yang baik harus disertai dengan proses yang baik pula. Inilah yang dilupakan oleh dermawan kita. Niatnya “mungkin” baik, ingin membantu yang kesusahan. Kenapa aku bilang mungkin? Karena dalamnya laut bisa diukur, dalamnya hati mana ada yang tahu. Tapi aku yakin kok, niat yang baik pasti menghasilkan berkah meskipun caranya sedikit salah. Tetapi kalo yang ada musibah, pasti ada yang nggak beres dengan niatnya. *just my opinion*
Mulai sekarang, marilah kita mencoba sabar untuk mengikuti proses yang sebenarnya. Belum punya uang, sabar. Diberi jabatan, sabar. Diberi kekayaan, sabar. Diberi miskin, sabar dan bersyukur (at least harta yang ditanyain ntar di akhirat nggak banyak). Dan syabar-syabar yang lain….
Nb: Orang yang sabar, dapet hadiah. Bayu bisa sabar, dapet pacar. Kalo yang dapet pacar sabar, bisa dapet apa ya, mbah?
Tak ada posting terkait.



Lutfi says:
September 17th, 2008 at 16:03:22
kadang orang lain lihatnya hasil yg telah dicapai mas, lupa dg proses yg telah dijalani untuk mencapai keber-hasil-an itu tadi
Lutfi, posting terakhirnya adalah Freebies4Webmasters:Uang dari Blog dengan Banner
aya says:
September 17th, 2008 at 17:45:38
proses akan terasa lebih gampang
klo dah liat hasilnya
dan proses butuh pengorbanan
baik tenaga, pikiran, dan pasti uang juga
aya, posting terakhirnya adalah “Laki-Laki Idola Aya” Part II (the end)
bocah says:
September 17th, 2008 at 20:31:51
Asyemmmm ada sedikit masalah !!! hUammmzzzz . Syabarku bikin ga syuabarrr
bocah, posting terakhirnya adalah Membidik Keyword Rame, Untuk Kenalkan Yang Sepi
yudi says:
September 17th, 2008 at 20:35:52
iya nih, selalu kebayang hasil
yudi, posting terakhirnya adalah Cara mudah meng-highlight kotak komentar
debrian says:
September 17th, 2008 at 22:09:24
ya bner neh … kalu ada mslh pasti niatnya ada yg ga beress
izandi says:
September 18th, 2008 at 07:37:15
jadi sabar dalam proses ya
oiy salam kenal
izandi, posting terakhirnya adalah Yang aneh dari saya
mbahmul says:
September 18th, 2008 at 08:15:23
jadi orang itu harus melewati proses Syabaaaaaaaaaarrrrrr
mbahmul, posting terakhirnya adalah Kopdar III di rumah Cinta Laira
dyno says:
September 18th, 2008 at 09:52:52
intinya bersabar ya?? tapi ga semua orang bisa sabar lo??
munkkin lebih tepatnya sabar yang proporsional kali ya??
lam kenal
Qisthon says:
September 18th, 2008 at 11:46:39
Yups betul, aku sedang Proses membuat Blog yang menghasilkan $$$
Qisthon, posting terakhirnya adalah Alexa Rank, Kejeblog dan Kelinci
nugroho says:
September 18th, 2008 at 14:01:57
yup, segala harus lewat proses, mi instan aja juga masaknya pakai proses kok
, maling dan ngrampok juga lewati proses kok, proses pertarungan dengan setan yang mengantarkan ke sesat 
nugroho, posting terakhirnya adalah Meski di Dunia Maya Tetep Harus Gentle
eko says:
September 18th, 2008 at 15:40:47
“Semoga apa yang menjadi tonggak kehidupan kita masa depan bukan hanya terbuat dari kayu yang rapuh, namun dari besi…besi yang selalu kita bakar bersama hingga menjadi sebuah baja yang tak kan goyah oleh apapun, baik waktu, jarak, dan tempat. Amin.”
eko, posting terakhirnya adalah Blogger Madiun Memang Bukan Main dan Tidak Akan Main-Main
cerita.asia says:
September 18th, 2008 at 17:55:20
Selamat buat mas bayu…
Tapi proses itu kadang ada rintangan menyulitkan sekali lho mas..
cerita.asia, posting terakhirnya adalah Format Sitemap XML
Tips Menjual Review dengan Cepat di ReviewMu.com | Weanenugi says:
September 21st, 2008 at 14:19:45
[...] soal bisnis online ya memang kalau dibandingkan dengan penghasilan sang master-master sama sang mas-mas ini nggak ada apa-apanya deh… , la gimana aku aja masih sekali dapet bayaran dari bisnis [...]