Rystiono 2.0

You're Reading

Trik pindah hosting untuk Wordpress

April 3rd, 2008

WordpressBuat yang pake Wordpress, tentunya bingung jika mau pindah hosting. Karena Wordpress terdiri dari file PHP dan juga database, tentu tidak bisa dipindahkan begitu saja, lalu langsung jalan. Butuh sedikit usaha untuk memindahkan Wordpress. Namun, aku ada sedikit trik untuk melakukan ini tanpa memindah keseluruhan file-file Wordpress yang ada di hosting lama.

Begini nih caranya…

  1. Lihat dulu IP hosting lama kamu. Caranya? Buka aja Command Prompt di Windows atau Console di Linux lalu ping ke alamat hosting kamu. Nah, akan tampak IP hosting kamu. Misalnya 72.45.114.37, dsb. Simpan dulu ya…
  2. Point domain kamu ke hosting yang baru sesuai petunjuk dari provider hosting kamu.
  3. Login ke cPanel hosting lama dengan cara menggunakan IP yang kamu dapat dari ping tadi. Contohnya: http: 72.45.114.37/cpanel
  4. Backup seluruh isi Folder wp-content. Caranya, masuk ke File Manager (jika theme cPanel adalah X3 akan lebih mudah), lalu klik kanan pada folder wp-content, pilih compress, jika ada dialog box, pilih tar.bz2 karena paling kecil kompresinya. Setelah jadi, cari filenya, lalu klik kanan dan download ke komputer kamu.
  5. Tutup file manager, lalu kita akan ke menu PHPMyAdmin. Setelah terbuka, cari database wordpress kamu. Untuk mencarinya, kamu bisa menggunakan referensi file wp-config.php pada bagian ‘wordpress database’. Setelah kamu masuk ke database tersebut, pilih menu export. Jangan lupa untuk memilih Save as file (Gzipped) di bagian bawah. setelah itu, klik ‘Go’ dan akan muncul dialog box untuk download file, download dan simpan di komputer kamu. Log Out dari cPanel.
  6. Login ke cPanel hosting yang baru. Pilih menu fantastico (sebagian besar hosting ada). Setelah itu, lakukan instalasi Wordpress secara otomatis.
  7. Setelah selesai install Worpdress (tidak masalah jika itu versi lama), kembali ke cPanel dan masuk ke menu Database. Buat satu database beserta usernya (lengkap). Setelah itu kembali ke cPanel lagi, pilih menu PhpMyAdmin dan restore semua database yang kamu backup dari hosting lama tadi ke database yang baru kamu buat.
  8. Setelah itu, dengan FTP atau dengan file manager, buang file wp-config.php.
  9. Upload file backup wp-content tadi ke direktori Wordpress yang kamu. Hapus wp-content bawaan instalasi fantastico, lalu extract file backup dari hosting lama. Semua ini hanya bisa dilakukan dengan cPanel file manager.
  10. Panggil blog kamu di browser. Wordpress akan mengira dirinya belum terinstall dan akan menjalankan mode instalasi. Isikan info database dengan database yang baru beserta username dan passwordnya. Lalu jalankan instalasi. Wordpress akan mengira kalo sudah terinstall. Database kamu nggak akan tersentuh, dan instalasi akan berhenti.
  11. Coba browsing blog kamu dan voila…sudah jadi kan……

Tapi, bukan berarti semua udah selesai. Masih ada yang harus kamu lakukan.

  1. Download Wordpress Automatic Upgrade. Lalu masukkan ke direktori wp-content/plugins.
  2. Masuk ke Dashboard blog kamu. Masuk ke Option -> Permalinks. Masukkan opsi yang lain dulu, lalu save. Setelah itu kembalikan ke opsi semula sesuai setting di hosting lama. Ini dilakukan untuk mengupdate file .htaccess yang menjalankan mod_rewrite.
  3. Masukkan ke Plugins, aktifkan Wordpress Automatic Upgrade. Lalu upgrade ke Wordpress versi baru dari Manage->Automatic Upgrade. Ikuti instruksinya.
  4. Aktifkan plugin secara manual satu persatu.
  5. Hapus semua yang nggak penting (file backup dan database bawaan instalasi otomatis fantastico).

Nah, selesai. Kalo ditulis emang panjang. Tapi kalo dilakukan, sebentar kok. Tergantung koneksi kamu dan seberapa besar database dan isi wp-content kamu.

Sorry kalo kurang jelas. Tutorial ini khusus untuk yang udah bisa ngoperasikan cPanel dengan baik. Kalo ada solusi yang lebih baik, atau mungkin step yang bisa diperingkas, silahkan kemukakan di form komentar yach.

“Ilmu itu datangnya dari Allah yang maha pemurah, harusnya kita malu kalo kita tidak bisa murah hati membagi ilmu kepada orang lain.”


Tags:

7 Responses to “Trik pindah hosting untuk Wordpress”

  1. geblek says:

    kalau saya backup database ndak lewat phpmyadmin wan, tapi lewat cpanel menu backup, dan kalau mau restore tinggal lewat cpanel backup-restore

  2. Qie says:

    Thanx, bro? Informasinya pasti berguna bagi nusa dan bangsa……..

  3. penyu says:

    apakah saya dianjurkan untuk pindah hosting sekarang? :D

    *kabuurr…

  4. Rystiono says:

    @geblek:
    Podo wae lah…sama saja hasilnya…cuma kita bisa full control kalo pake PhpMyAdmin.

    @Qie:
    Halah…ini kan cuma info kecil aja…

    @penyu:
    Hehehhehee…. * ngejar penyu *

  5. nugroho says:

    mas… gimana cara install wordpress ke 000webhost.com?

  6. WiZnu says:

    @nugroho: Upload manual aja mas. Kalo gak ada auto instaler nya mah

  7. bli says:

    @Nugroho
    Di 000webhost juga tersedia Fantastico di Cpanelnya… bisa install lewat situ wordpress nya. selamat mencoba

Leave a Reply

Iwan Rystiono

Laki-laki berumur 23 tahun.

Lahir dan besar di Madiun.

Sekarang juga masih tinggal di Madiun dan bekerja sebagai kuli IT di perusahaan kecil milik sendiri.

Aku adalah laki-laki biasa-biasa saja, cenderung aneh, menyukai psikologi manusia, penyayang binatang dan wanita, menghormati orang tua, benci narkoba dan seks bebas.

Kamu mengunjungi blog ini dengan Nomor Protokol Internet (IP) 38.103.63.17 dengan request port 58008, kamu tertarik dengan free hosting? Klik disini.

Recent Posts Recent Comments
Blog Terbaik
Iwan Rank
blogaja.com